Mengapa hatiku menangis?
Ketika lentera telah kau nyalakan
Untuk menerangi jiwaku yang gelap
Mengapa aku masih merasa sunyi?
Sedang kutau banyak teman menghiburku
Dan ketika aku tersadar
Ternyata umurku tak muda lagi
Tak pantas menyerah pada kehidupan
Mengapa bertanya mengapa?
BalasHapusbulan: klo aku nda bertanya kang budi
BalasHapusga mo jawab dunk (tak tunggu loh bukunya}
coba pikirkan lagi apa yang telah kamu perbuat
BalasHapusabahgandrung: umur boleh tak muda, jiwa terus muda. bukankah jiwa tidak termakan umur?? walah
BalasHapusino : TAK INGET APA YAH AKU LUPA NIH HE HE HE HE H
BalasHapusabahgandrung : HEHE IYA JUGA YAH BAH makasih atas kunjungn baliknya abah salam persahabatan semoga tidak lekang di makan waktu amien