Sabtu, 24 Januari 2009

luka dan harapan

hatiku telah lebur bersama tidur panjangmu
terasa jelas menghentika urat nadiku
dan terkulai raga di padang jiwa
membiarkan asa terpasung duka

hingga nestapa jadi pesona
naluripun takan pernah punya mata
hanya air mata yang tak sempurna
selalu hadir menyapa hampa

ku coba untuk tidur dan terlelap
membuat raga tak lagi berontak
dan kepala tak lagi berotak
untuk menyambut hari penuh harap?

7 komentar:

  1. Bangkitlah dari kubur nestapamu...
    Masih panjang hari-hari menanti karyamu...

    BalasHapus
  2. Halow, halow, mas Awie... Benar mas, di depan masih ada harap, bahkan mungkin kenyataan-kenyataan yang manis yang belum kita ketahui sama sekali. Ikhlaskanlah dia yang telah tertidur panjang agar jalannya menjadi lapang dan tenang...

    BalasHapus
  3. itempoeti : masih mampukah aku berkarya setelah kehilangan semua?

    Hejis : semoga aku bisa mohon dukunyanya yah teman2x (

    BalasHapus
  4. semangatttt massss :D

    BalasHapus
  5. gdenarayana : udah malahan pake semangat 45 biar ga mudeng juga he he he

    BalasHapus

tempat ha ha ,hi hi,hu hu,he he
terimakasih atas kunjungan dan komentarnya
sahabatku